Skip to main content

Bercocok Tanam di Bawah Tanah Kota London Gaya Growing Underground


Jika sebelumnya kita sudah menyaksikan para petani canggih bercocok tanam dalam gedung atau pun container, ada lagi startup asal Inggris yang bercocok tanam di terowongan bawah tanah!

Growing Underground, startup bidang pertanian asal Inggris ini memiliki sawah pertama di dunia yang berada di bawah tanah. Sawah yang mereka miliki berlokasi tepat di bawah jaringan kereta bawah tanah di sisi utara London. Sawah tersebut berada di kedalaman 33 meter dari jalanan London.



Growing Underground digawangi Richard Ballard dan Steven Dring. Mereka juga menggandeng koki ternama kebangsaan Inggris, Michel Roux Jr, sebagai partner kerja mereka.

Tim Growing Underground: (Dari kiri ke kanan)Michel Roux Jr, Steven Dring, dan Richard Ballard,
bersama-sama motori startup Growing Underground.
(Dok. fwi.co.uk)


Dahulu, terowongan yang digunakan oleh Growing Underground dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai tempat berlindung dari serangan bom. Terowongan tersebut disebut-sebut cukup untuk menampung 8000 orang pengungsi. Namun, pasca Perang Dunia ke-II, terowongan bawah tanah tersebut tak lagi digunakan.

Ballard dan Dring melihat potensi ini untuk menjadikannya lahan bercocok tanam. Akhirnya, mereka sulap terowongan bekas tersebut menjadi sumber sayur mayur segar yang siap dikirim ke konsumen mereka. Berbagai jenis sayur diproduksi di sana, mulai dari seledri hingga lobak.

Sama seperti pabrik sayur Mirai dan sawah portabel Freidge Farm, Growing Underground gunakan sistem hidroponik yang miliki banyak keuntungan. Selain sawah yang mereka kelola tak terpengaruh cuaca dan perubahan iklim, sayur yang mereka hasilkan pun bebas pestisida. Konsumsi air untuk sistem irigasi pun lebih irit 70% jika dibandingkan dengan sawah konvensional. Hanya saja, ada tambahan konsumsi listrik untuk LED dan pompa sebagai pengganti sumber cahaya matahari.

Sumber: Gizmag | Growing Underground

Comments

Popular posts from this blog

MESH, Kit Kreatif yang Permudah Inovasimu Jadi Nyata!

Inovasi dalam hal teknologi sudah semakin mudah di era masa kini. Ide cemerlang bisa segera direalisasikan berkat kemudahan akses informasi. Tapi, Takehiro Hagiwara dan teamnya mencoba menjadikannya jauh lebih mudah.

Proyek 'Gila' Google Berikan Semua Orang Akses Internet

Akses internet menjadi hal yang penting di era informasi kini. Sayangnya, masih terdapat dua pertiga populasi dunia yang belum dapat menikmati akses internet. Google membawa gebrakan inovasi agar akses internet dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali. Namun, Google tidak memberikan ide yang mainstream . Google menggunakan cara yang unik dan gila untuk memberikan akses internet di seluruh muka bumi. Bukan dengan membangun tower ataupun menebar kabel tapi dengan menerbangkan balon dengan perangkat internet!

'Berburu' Monster Loch Ness dengan Google Street View

Nama Loch Ness, sebuah danau di dataran tinggi Skotlandia, tersimpan dalam memori dunia sebagai danau yang menyimpan salah satu misteri yang belum terungkap, yakni monster Loch Ness. Semenjak foto penampakan monster ini dimuat, tak sedikit tim ekspedisi yang meluncur ke lokasi. Naas, belum ada satu pun yang berhasil mengungkap keberadaan monster Loch Ness.