MESH adalah akronim dari Make, Experience, SHare, sebuah kit kreatif yang membantu anda mewujudkan inovasi kerenmu dalam sekejap. MESH terdiri dari dua bagian, yakni smart tag berbentuk balok mungil dan software dengan Open Application Programming Interface(API).
![]() |
| Dua Inovasi Pembuka Potensi: Canvas App dan Tag untuk muluskan inovasi anda. (Dok. MESH) |
Smart tag, terdiri dari push button, accelerometer, LED Light dan General Purpose Input Output(GPIO). Semuanya memiliki dimensi yang seragam dan bekerja sebagai Input-Output. Masing-masing smart tag dilengkapi batterai untuk menopang kebutuhan daya sistem. Smart tag dapat berkomunikasi antara satu dan lainnya dengan menggunakan bluetooth bertegangan rendah.
Agar smart tag dapat merealisasikan inovasi anda secara utuh, anda perlu menerapkan perintah-perintah logika antara semua tag yang anda butuhkan. Software MESH Canvas melengkapi fungsi tersebut. Anda tidak harus master coding untuk mengoperasikannya. MESH Canvas dioperasikan secara Drag & Drop, cukup tarik gambar smart tag lalu sambungkan dengan smart tag yang lain.
MESH benar-benar memudahkan ide inovatif anda agar dapat segera direalisasikan ke wujud nyata. Anda hanya perlu memikirkan konsep ide anda yang melibatkan smart tag, fungsi tablet, logika software, layanan internet, atau pun perangkat hardware.
![]() |
| Inovasi Makin Mudah: MESH dapat diterapkan pada bermacam benda, salah satunya barbel motivasi. (Dok. MESH) |
Sekilas, MESH memiliki kesamaan dengan SAM, salah satu startup yang sempat berkampanye di Kickstarter dengan perangkat Internet of Things-nya. SAM memiliki konsep serupa dengan memanfaatkan smart tag dan software yang user-friendly untuk mempermudah realisasi inovasi. Jika SAM telah usai berkampanye di Kickstarter, MESH, sampai saat artikel ini dimuat, masih aktif berkampanye di Indiegogo.
Sumber: Gizmag


Comments
Post a Comment